Gelar S2 Memudahkan Seseorang Mendapat Pekerjaan?

indrabel.com - ''Maksud hati memeluk gunung, apa daya tangan tak sampai''. Ya, begitu bunyi peribahasa. Jika dianalogikan seperti seseorang yang telah lulus S2 dan sedang mencari pekerjaan tetapi selalu saja gagal. 


Siapa bilang seseorang dengan gelar S2 otomatis pasti mendapatkan kerja? Anehnya, banyak yang berpikiran seperti itu.

Jaman sekarang ini, masyarakat Indonesia cenderung setelah lulus S1 (fresh graduate) langsung ingin melanjutkan studi S2 baik itu linier dengan jurusannya waktu kuliah S1 maupun tidak. Jaman sekarang yang penting punya uang sudah hampir dapat dipastikan dapat melanjutkan S2. 

Memang, untuk melanjutkan studi tentu ada persyaratan yang harus dipenuhi dan tiap Universitas persyaratannya pun pasti berbeda-beda. Tetapi saya rasa sekarang ini, persyaratan-persyaratan tersebut tergolong mudah dan dapat dipenuhi semua orang (dengan berbagai cara). 

Terus, apa sebenarnya tujuan seseorang melanjutkan studinya? tentu masing-masing mempunyai tujuan yang berbeda-beda. Ada yang ingin memperdalam ilmunya, ada yang ingin menjadi dosen (karena menjadi dosen minimal bergelar S2) dan kebanyakan yang tujuannya berasumsi bahwa akan mendapat pekerjaan dan hidup yang lebih baik dibandingkan melamar pekerjaan menggunakan ijazah S1. 

Namun, apakah hal tersebut benar? Apakah keputusan tersebut sudah paling baik? Saya rasa hal ini harus dipertimbangkan baik-baik. Mengapa? Karena bergelar S2 bukan jaminan 100% anda akan bekerja apalagi ekspektasinya diperusahaan-perusahaan yang banyak peminatnya. 

Seperti yang saya katakan sebelumnya, ada yang ingin menjadi dosen. Jika ingin menjadi dosen, tentu bukan menjadi masalah. banyak Universitas di Indonesia apalagi Indonesia bagian timur yang masih sangat membutuhkan tenaga dosen. Fresh graduate tentu dipertimbangkan dan peluangnya besar untuk diterima. 

Bagaimana dengan mereka lulusan S1 (fresh graduate) yang mempunyai tujuan lain dalam melanjutkan kuliah? Hati-hati karena bisa menjadi malapetaka. Terbukti banyak teman saya bergelar S2 bahkan dari Universitas populer di Indonesia tetapi masih menganggur sampai saat ini. hehehe

Karena pada kenyataannya perusahaan bukan mencari orang yang memiliki ijazah yang tinggi melainkan pengalaman kerja dan kepribadian yang sesuai dengan lowongan pekerjaan dan budaya dari perusahaan tersebut. 

Jangan sampai nantinya dapat membuat anda menjadi frustasi. Perusahaan mencari orang berpengalaman. Memang, sudah hampir semua perusahaan membuat sebuah program yang umumnya disebut dengan Management Trainee. Program ini malah diprioritaskan untuk Fresh Graduate atau pengalaman kurang dari 2 tahun (secara umum). 

Lagi dan lagi, gelar S2 bukan jaminan. Disini akan terdapat beberapa tahapan seleksi dimana para MASTER akan tetap bersaing dengan lulusan sarjana. Dan yang dicari bukan hanya kompetensi dan pengalaman organisasi dikampus tetapi juga apakah kepribadian seseorang sesuai dengan keinginan perusahaan. Tak heran jika banyak orang yang biasa-biasa saja tetapi beruntung lolos dalam seleksi diperusahaan-perusahaan. 

Bagi saya satu keunggulan para lulusan bergelar S2 (biasanya) unggul pada saat proses administrasi yaitu seleksi berkas pada tahap awal saja. 

Bagaimana, lulus S1 lalu lanjut S2 atau kerja dulu baru lanjut S2?

Punya tanggapan berbeda tentang artikel ini? Bagikan pada kotak kementar dibawah ini.

Postingan terkait:

2 Tanggapan untuk "Gelar S2 Memudahkan Seseorang Mendapat Pekerjaan?"

  1. Jika s2 saja sulit, apalagi s1. Coba difikirkan dengan pameo tsb

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bagi saya, baik S1 maupun S2, sama2 mempunyai peluang yang sama. Kesimpulannya, gelar S2 bukanlah ukuran seseorang dgn mudah mendapatkan pekerjaan. Karena pada kenyataannya, banyak org yang bergelar S2 tetapi tdk kompeten dibidangnya. Tks atas tanggapannya.

      Delete